Cara Membuat Sarang Burung Seriti dan Meraup Jutaan Rupiah dari Sarangnya

Sumber: www.AnneAhira.com

Di sebuah situs internet pernah ada yang pasang iklan seperti ini ”menerima jual beli sarang burung walet dan seriti partai besar (rumah-gua-rumput laut-ijuk-pinus dll). Hubungi pengepul sarang burung terbesar di….” Tercantum juga nama juragan pengepul dan nomer HP-nya. Ini serius. Satu bukti bahwa sarang burung Seriti memang bisnis yang menguntungkan. Sarang burung Seriti yang telah bercampur liur itulah yang laku dengan harga jutaan rupiah per kilogramnya.

Cara merumahkan burung Seriti memang tidak segebyar sarang si emas putih alias sareng Walet yang 100% berasal dari liur burung tersebut. Namun demikian jika ditekuni dengan serius, meraup uang jutaan dari hasil menjual sarang burung Seriti akan didapat dengan gampang.

Ada anggapan yang berkembang di masyarakat sejauh ini bahwa datangnya burung Seriti semata karena pulung atau keberuntungan. Padahal – seperti juga burung Walet – Seriti juga masih bisa dirumahkan. Seorang yang telah berhasil merumahkan burung Seriti berbagi tips untuk Anda. Ini benar-benar berbagi pengalaman, bukan semata berbagi teori seperti yang banyak ditulis dalam buku-buku praktis kewirausahaan.

Dibanding dengan merumahkan burung Walet, merumahkan burung Seriti justru lebih mudah. Namun karena berbagai kendala yang tak bisa diatasi, yang muncul hanya kegagalan dan kegagalan. Dengan demikian yang tertangkap oleh masyarakat umum adalah merumahkan burung Seriti sebagai pekerjaan yang sangat sulit. Padahal saat ditilik dari peluang usaha, merumahkan burung Seriti sebagai ladang usaha yang sangat menjanjikan.

Berbeda dengan burung Walet yang sangat pilih-pilih untuk dijadikan tempat menetapnya, burung Seriti lebih mudah bergaul. Dalam menentukan tempat untuk menetapnya pun lebih gampang, sepanjang tidak terlalu mengganggu kebiasaan-kebiasaannya. Di bawah ini akan dipaparkan persiapan-persiapan jika memang mau merumahkan burung Seriti.

Sarang yang akan dijadikan tempat menetap burung Seriti sebaiknya lebih banyak mengandung kapur daripada semen. Unsur kapur ini dimaksudkan agar suhu udara di dalam ruangan tidak mudah panas. Karena suhu ruangan ini dianggap elemen paling sensitif buat burung Seriti.

Kalau memang sarang dipersiapkan atau dibangun sejak awal, disarankan dalam campuran untuk tembok yakni semen, kapur dan pasir diberi tambahan yakni putih telur. Maksudnya agar bau dalam ruangan tetap tercium agak bau amis. Rupanya bau putih telur ini mirip sekali dengan bau sarang burung Seriti, sehingga akan lebih mengakrabkan manakala burung Seriti datang berkunjung. Dengan demikian kemungkinan burung Seriti menetap akan jauh lebih tinggi.

Luas ruangan yang akan dipergunakan untuk menetap burung Seriti sedikitnya 20 meter persegi. Atap dengan genting tanah liat. Pemilihan bahan atap juga dengan tetap mempertimbangkan suhu udara ruangan. Tidak disarakan menggunakan seng atau asbes, yang bisa mempercepat kenaikan suhu dalam ruangan.

Untuk memancing burung Seriti masuk, disediakan dak pada bagian atas bangunan dengan sistem sirip. Selain disediakan dak, juga rangka kayu diusahakan jangan dihaluskan atau dengan membiarkan kayu berserat dalam aslinya sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk bertengger burung Seriti. Jika burung Seriti mulai senang berlama-lama bertengger, ini indikasi baik bahwa burung tersebut akan gampang untuk menetap dan bersarang.

Dalam jarak tertentu dalam tembok disediakan lubang tempat masuk burung Seriti berukuran 50×20, bagian luarnya dicat hitam, sehingga lubang tersebut akan lebih mudah tertangkap mata burung Seriti. Setiap jarak tiga meter pada dinding disediakan pula lubang sirkulasi udara dari paralop L, sebagai tempat keluar masuk udara.

Di dalam sarang disediakan setidak-tidaknya 1 kolak berukuran 1×1 meter sebagai pengontol suhu ruangan. Sebab jika suhu ruangan membuat burung Seriti merasa tidak nyaman, jangan harap burung tersebut akan bisa menetap.

Kalau tidak suka memandang sarang yang tidak bercat, anda bisa mengecetnya dengan menggunakan kapur. Jangan sekali-kali menggunakan cat apalagi yang baunya menyengat. Jika ini tetap dipaksakan, burung Seriti akan menganggap sarang sebagai tempat merumahkan burung tersebut sebagai tempat asing, sehingga akan cepat-cepat kabur.

Comments are closed.

%d bloggers like this: